Satgas TMMD Ke-129 Rampungkan Pemasangan Kloset MCK RTLH, Lengkapi Hunian Layak dan Sehat

Faktainfonews – Bungo – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 Kodim 0416/Bute terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Memasuki tahap akhir pengerjaan sasaran fisik, personel Satgas TMMD melaksanakan pemasangan kloset pada fasilitas MCK sebagai bagian dari penyelesaian rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Maskur Hanapi di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, Rabu (5/8/2026).

Pemasangan kloset dilakukan setelah pembangunan MCK memasuki tahap finishing. Dengan penuh ketelitian, personel Satgas memastikan seluruh instalasi terpasang sesuai standar sehingga fasilitas sanitasi dapat berfungsi secara optimal dan siap digunakan oleh keluarga penerima manfaat.

Dansatgas TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0416/Bute, Letkol Inf. Yudi Susilo Yudhanto, S.E., M.P.A., mengatakan bahwa pembangunan RTLH tidak hanya berorientasi pada penyediaan rumah yang layak huni, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas sanitasi yang memadai guna mendukung kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kami ingin setiap sasaran TMMD memberikan manfaat yang utuh bagi masyarakat. Karena itu, pembangunan RTLH juga dilengkapi dengan MCK yang layak agar keluarga penerima manfaat dapat menikmati lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman. Semoga seluruh hasil pembangunan ini dapat dipelihara sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Letkol Inf. Yudi Susilo Yudhanto.

Pemasangan kloset menjadi salah satu tahapan akhir dalam penyelesaian fasilitas MCK pada sasaran RTLH. Dengan tersedianya sarana sanitasi yang layak, keluarga penerima manfaat kini tidak hanya memiliki rumah yang lebih nyaman untuk ditempati, tetapi juga fasilitas pendukung yang memenuhi standar kesehatan. Diharapkan, hasil pembangunan ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan sekaligus mendorong terciptanya pola hidup bersih dan sehat di lingkungan masyarakat Desa Tanjung Agung.

Apabila diinginkan, saya juga dapat �⁠membuat versi rilis dengan gaya khas Pendam atau Dispenad yang lebih formal dan ringkas.

(Abu)