FaktaInfoNews – Bungo – Pemberhentian puluhan perangkat dusun oleh Pjs Rio Dusun Pedukun, Holik, menuai kontroversi. Langkah tersebut diduga dilakukan tanpa musyawarah bersama Badan Permusyawaratan Dusun (BPD).
Ketua BPD Dusun Pedukun, M. Daud, menyatakan bahwa dirinya tidak pernah mengusulkan pemberhentian terhadap Ketua Lembaga Adat (LAM), para Ketua RT, dan pengurus lembaga lainnya yang selama ini aktif bekerja di pemerintahan dusun.
“Saya tidak pernah mengusulkan pemberhentian Ketua LAM beserta anggotanya, para Ketua RT, dan lembaga lainnya. Tapi anehnya, nama saya dan institusi BPD dicatut seolah-olah kami yang mengusulkan pemberhentian tersebut,” ujar M. Daud, Kamis (31/07/2025).
Menurutnya, para perangkat yang diberhentikan selama ini menjalankan tugas dengan baik dan tidak pernah melalaikan tanggung jawab. Ia menyesalkan tindakan Pjs Rio yang dianggap menyapu bersih seluruh perangkat hanya karena alasan politis.
“Kalau alasannya rotasi atau penyegaran, sah-sah saja. Tapi tidak serta-merta semua diberhentikan, apalagi justru diganti dengan orang-orang yang sebelumnya melakukan orasi dan demo terhadap Rio sebelumnya,” tambahnya.
M. Daud mengaku keberatan dan tidak menerima keputusan tersebut karena dilakukan sepihak tanpa musyawarah. Ia khawatir, tindakan ini akan memicu ketidakstabilan politik dan perpecahan di Dusun Pedukun.
“Saya ingin situasi dusun tetap aman dan kondusif. Keputusan sepihak seperti ini bisa meresahkan masyarakat dan memicu konflik horizontal,” tegasnya.
Pjs Rio Dusun Pedukun, Holik, baru dilantik sekitar dua minggu lalu. Namun dalam waktu singkat, ia sudah mengambil kebijakan kontroversial dengan memberhentikan puluhan tokoh dan perangkat dusun yang selama ini aktif.
Daftar Nama yang Diberhentikan oleh Pjs Rio Holik:
Ketua RT:
Pauzi M
Lutpi B
Yunan
Mus Rena
Bustomi
Pauzi A
Hamdani
Abdullah
Yani A
Hamdani (RT lain)
Lembaga Adat:
Sulaiman – Ketua LAM
Musa – Anggota
Marjohan – Anggota
Lembaga Kepemudaan & Sosial:
Arasni – Ketua Pemuda
Gustian – Ketua Karang Taruna
Usup – Jemalang Batin
Heki – Sopir Ambulans
Syarifah Eka – Ketua KB
Syafri – Ketua LMP
Lainnya:
Seluruh pengurus Koperasi Merah Putih
Seluruh kader Posyandu dan PKK
Langkah drastis ini masih menuai tanda tanya besar di kalangan masyarakat Pedukun. Warga berharap pihak berwenang dapat menengahi konflik agar suasana dusun tetap harmonis.
(Reporter: Abu)







