FaktaInfoNews-Bungo – Persiapan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-53 tingkat Kabupaten Bungo yang akan digelar pada 8–11 September 2025 di Kecamatan Tanah Sepenggal mengalami insiden tak terduga. Hujan deras disertai angin kencang pada Jumat sore (5/9/2025) merusak tenda-tenda peserta yang sudah hampir rampung terpasang di Lapangan Bola Kaki Dusun Pasar Lubuk Landai.
STQ ke-53 ini diikuti oleh 17 kecamatan se-Kabupaten Bungo, dan menjadi agenda rutin tahunan yang dinanti-nantikan masyarakat. Namun, sehari sebelum pelaksanaan pawai taaruf sebagai rangkaian pembukaan, cuaca ekstrem memporakporandakan lokasi utama acara.
Sejumlah tenda peserta roboh dan beterbangan diterjang angin. Bahkan, podium utama dilaporkan ikut terseret dan mengalami kerusakan. Salah satu pemilik tenda asal Rimbo Bujang dilaporkan pingsan karena syok melihat kondisi tenda miliknya hancur akibat kejadian tersebut. Panitia dan warga sekitar langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke Puskesmas Pasar Lubuk Landai menggunakan ambulans untuk mendapat penanganan medis.
Sekretaris Dusun Pasar Lubuk Landai, Muhammad Herlis, membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar, sore tadi tenda-tenda roboh akibat hujan deras dan angin kencang. Pemilik salah satu tenda sampai pingsan karena syok, dan sudah kami bawa ke puskesmas. Padahal persiapan sudah mencapai 95 persen, tinggal sedikit lagi rampung. Sekarang kami harus memperbaiki kerusakan yang ada, mudah-mudahan bisa selesai tepat waktu,” ujar Herlis.
Meskipun terdampak cukup signifikan, panitia tetap optimistis bahwa pelaksanaan STQ ke-53 dapat berlangsung sesuai jadwal. Mereka berharap cuaca segera membaik dan sisa waktu tiga hari ke depan cukup untuk memperbaiki fasilitas yang rusak.
(Reporter: abu)








