Lima Jurnalis  Bungo Kembali Soroti Tambang Peti  Ilegal di Sungai Telang Dan Batu Kerbau

FaktaInfaNews – Bungo, 9 Oktober 2025
Isu tambang emas ilegal (PETI) di Kabupaten Bungo kembali mencuat ke permukaan. Lima pemuda yang tergabung dalam gerakan Pemuda Bungo Peduli Lingkungan kembali menyuarakan keresahan mereka atas kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang ilegal, terutama di wilayah Dusun Batu Kerbau dan Dusun Sungai Telang, Kecamatan Pelepat.

Kelima aktivis muda ini—Erwin Siregar, Alhafis, Henri, dan Abubakar Siantori—pernah mencuri perhatian publik pada tahun 2019 lewat aksi mereka mendokumentasikan langsung keberadaan alat berat yang digunakan dalam operasi tambang ilegal. Aksi tersebut sempat viral dan memicu diskusi luas, namun hingga kini, aktivitas ilegal itu masih berlangsung.

“Saat itu kami turun langsung ke lokasi, mendokumentasikan ekskavator yang beroperasi, dan menyuarakannya ke publik. Tapi hari ini kami melihat kondisi makin parah,” ujar salah satu dari mereka.

Dalam pernyataannya, mereka menuntut aparat penegak hukum, khususnya Kapolres Bungo, untuk bertindak tegas. Mereka meminta agar pelaku utama dan pemilik lahan tambang ilegal segera ditangkap.

“Cukup sudah kerusakan yang terjadi. Kami tidak ingin tanah kami terus dirusak demi kepentingan segelintir orang,” tegas mereka.

Aksi ini menjadi sorotan karena menunjukkan bahwa kepedulian masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap kelestarian lingkungan masih kuat. Mereka berharap gerakan ini mampu menjadi pemicu bagi pemerintah dan masyarakat luas untuk lebih serius menangani kasus PETI yang merusak lingkungan dan masa depan daerah.

(Reporter:tim)