Faktainfonews – TEBO – JAMBI
Peristiwa kebakaran yang diduga kuat disengaja terjadi di Desa Tambung Arang, Kecamatan Muaro Tabir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, sekitar satu bulan lalu. Sebuah rumah kosong tanpa penghuni dan tanpa instalasi listrik (KWH) tiba-tiba terbakar secara mencurigakan.
Kebakaran tersebut tidak hanya menghanguskan rumah kosong, namun juga merambat ke rumah warga di sebelahnya akibat jarak bangunan yang sangat berdekatan. Akibat peristiwa itu, pemilik rumah mengalami kerugian materiil sekitar Rp15 juta.
Tim media mengonfirmasi kejadian ini kepada keluarga korban. Sahrul, adik dari pemilik rumah yang ikut terbakar, mengungkapkan bahwa sebelum peristiwa kebakaran terjadi, sempat ada pertengkaran atau cekcok mulut dengan salah satu warga, sekitar tiga hari sebelum kebakaran.
“Kami menduga ini bukan kebakaran biasa. Ada unsur kesengajaan. Rumah kami terlalu dekat, kemungkinan pelaku tidak berani membakar rumah kami langsung, sehingga rumah kosong di samping yang dibakar. Akhirnya api merambat dan rumah kami ikut terbakar,” ungkap Sahrul.
Kecurigaan tersebut diperkuat dengan kondisi rumah yang pertama terbakar, yang diketahui kosong dan tidak memiliki sumber listrik, sehingga kecil kemungkinan kebakaran terjadi secara alami.
Atas kejadian itu, pihak korban telah melaporkan peristiwa kebakaran ke Polsek Muaro Tabir. Namun sangat disayangkan, hingga lebih dari satu bulan sejak laporan dibuat, belum terlihat adanya tindakan hukum atau perkembangan penyelidikan yang jelas dari pihak kepolisian.
Ironisnya, beberapa hari setelah laporan tersebut, salah satu warga justru datang menemui korban dan meminta agar kasus ini diselesaikan secara damai dan tidak diperpanjang, meski kerugian yang dialami korban tidak sedikit.
Pihak korban berharap agar aparat penegak hukum bertindak profesional dan serius dalam menangani dugaan tindak pidana pembakaran tersebut, mengingat kejadian ini tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga mengancam keselamatan warga sekitar.
Kasus ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat terkait penegakan hukum dan respons aparat terhadap laporan warga, khususnya dalam kasus yang berpotensi mengandung unsur pidana serius.
Reporter ; Sahrul








