Doa Bertahun-Tahun Guru Mengaji Terjawab, TMMD Ke-129 Sulap Langgar Al-Hikmah Lebih Nyaman

Faktainfonews – Bungo – Raut haru dan rasa syukur tak mampu disembunyikan dari wajah Ibu Yusna (64), guru mengaji di Langgar Al-Hikmah, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo. Harapan yang selama bertahun-tahun ia panjatkan bersama masyarakat agar langgar menjadi lebih layak dan nyaman akhirnya terwujud melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0416/Bute, Minggu (2/8/2026).

Melalui program TMMD, Satgas Kodim 0416/Bute melaksanakan rehabilitasi Langgar Al-Hikmah dengan berbagai pekerjaan, mulai dari perbaikan atap, pengecatan bangunan, hingga pembuatan white board sebagai sarana penunjang kegiatan belajar mengaji bagi anak-anak. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan semakin meningkatkan kenyamanan beribadah sekaligus mendukung pembinaan generasi Qurani di desa.

Dengan mata berkaca-kaca, Ibu Yusna mengaku tak pernah menyangka doa yang selama ini dipanjatkannya akhirnya dikabulkan melalui tangan-tangan Satgas TMMD.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0416/Bute. Terus terang kami tidak pernah menyangka Langgar Al-Hikmah akan direhabilitasi. Sudah lama kami berharap langgar ini menjadi lebih baik, tetapi baru kali ini Allah mengabulkannya melalui program TMMD. Kini jamaah semakin nyaman beribadah dan anak-anak juga lebih semangat belajar mengaji. Semoga semua kebaikan bapak-bapak TNI dibalas oleh Allah SWT,” ungkapnya penuh haru.

Bagi masyarakat Desa Tanjung Agung, Langgar Al-Hikmah bukan hanya menjadi tempat menunaikan ibadah, tetapi juga pusat pendidikan agama, tempat anak-anak belajar membaca Al-Qur’an, serta ruang berkumpul yang mempererat silaturahmi antarwarga.

Dengan wajah baru yang lebih bersih, rapi, dan nyaman, Langgar Al-Hikmah diharapkan semakin ramai dipenuhi jamaah serta terus menjadi pusat pembinaan keagamaan yang melahirkan generasi berakhlak mulia. Rehabilitasi ini menjadi bukti nyata bahwa program TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kehidupan sosial dan spiritual masyarakat di pedesaan.

(Abu)