Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD 129 Angkat Tandon 5.300 Liter untuk Pastikan Air Bersih Mengalir ke Warga

Faktainfonews – Bungo – Perjuangan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0416/Bute dalam menghadirkan fasilitas air bersih bagi masyarakat terus berlanjut. Kali ini, personel Satgas berjibaku menaikkan tandon air berkapasitas 5.300 liter ke atas tower sumur bor Program TNI Manunggal Air di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, Minggu (9/8/2026).

Proses menaikkan tandon berukuran besar tersebut bukan pekerjaan mudah. Dibutuhkan tenaga ekstra, kekompakan serta kehati-hatian agar tandon dapat terangkat dan ditempatkan dengan aman di atas tower yang telah disiapkan.

Di tengah beratnya pekerjaan, semangat personel Satgas tetap terlihat. Mereka saling membantu dan memastikan setiap tahapan dilakukan secara cermat demi menyelesaikan salah satu sasaran fisik TMMD yang nantinya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Serka Yunafri, salah seorang anggota Satgas TMMD Ke-129, mengatakan pemasangan tandon merupakan bagian penting dari sistem penyediaan air bersih yang sedang dibangun.

“Memang tidak mudah menaikkan tandon sebesar ini, tetapi kami tetap semangat karena yang kami pikirkan adalah manfaatnya untuk masyarakat. Setelah tandon terpasang, air dari sumur bor nantinya dapat ditampung dan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga,” ujar Serka Yunafri.

Tandon berkapasitas 5.300 liter tersebut nantinya menjadi tempat penampungan air dari sumur bor yang sebelumnya telah berhasil dibor hingga kedalaman 40 meter dan mengeluarkan air bersih.

Dengan terpasangnya tandon di atas tower, pembangunan fasilitas TNI Manunggal Air semakin mendekati tahap penyelesaian. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Desa Tanjung Agung.

Bagi Satgas TMMD, beratnya tandon yang diangkat bukan sekadar persoalan pekerjaan fisik. Di balik setiap tenaga yang dikerahkan, tersimpan harapan agar air bersih segera mengalir dan manfaat pembangunan benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Dari tenaga prajurit, untuk kemudahan dan kesejahteraan masyarakat.”

(Abu)