Faktainfonews – Bungo, Jambi – Selasa (24/02/2026) – Kawasan sekitar Bandara Muara Bungo yang seharusnya menjadi zona
pengamanan objek vital negara kini menjadi sorotan publik. Area di sekitar Jembatan Unit diduga telah beralih fungsi menjadi lokasi aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang berlangsung secara terbuka dan berulang, terutama pada malam hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, sedikitnya terdapat sekitar 15 unit mesin dompeng yang beroperasi secara bergantian di wilayah penyangga bandara. Suara mesin yang terdengar hampir setiap malam mengindikasikan aktivitas tersebut berlangsung tanpa hambatan berarti.
Dugaan Keterlibatan dan Pembiaran
Maraknya aktivitas PETI di kawasan strategis ini memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Sejumlah warga yang enggan disebutkan identitasnya menyatakan bahwa kegiatan tersebut bukanlah hal baru. Aktivitas tambang ilegal itu disebut telah berlangsung cukup lama dan terkesan “aman” dari penindakan.
Kondisi ini memunculkan dugaan adanya pembiaran, bahkan spekulasi mengenai kemungkinan praktik setoran kepada oknum tertentu agar aktivitas tetap berjalan.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari aparat penegak hukum setempat terkait dugaan tersebut. Namun masyarakat menilai, apabila benar terdapat aktivitas ilegal di kawasan penyangga bandara, hal ini dapat mencerminkan kelalaian serius dalam pengawasan terhadap objek vital negara.
Ancaman terhadap Lingkungan dan Keselamatan
Selain melanggar hukum, aktivitas PETI juga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan yang signifikan. Penggunaan mesin dompeng dapat merusak struktur tanah, mencemari aliran sungai, serta meningkatkan risiko longsor dan abrasi.
Lebih jauh, keberadaan aktivitas tambang ilegal di sekitar kawasan bandara dikhawatirkan dapat mengganggu aspek keselamatan penerbangan, mengingat area tersebut merupakan zona strategis dengan standar keamanan khusus.
Publik kini menantikan langkah tegas dan transparan dari pihak berwenang guna memastikan penegakan hukum berjalan sebagaimana mestinya serta menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di sekitar bandara.
(Tim)








