Faktainfonews – BUNGO – Musibah kebakaran menghanguskan rumah milik pasangan suami istri lanjut usia, M. Yunus dan Rosidah (60), warga Kampung Sungai Durian RT 08, Dusun Telentam, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat api berkobar, kedua pemilik rumah diketahui sedang berada di kebun menyadap karet. Namun, seluruh bangunan beserta isi rumah habis dilalap si jago merah, menyisakan pakaian yang melekat di badan. Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Sehari-hari Yunus dan Rosidah bekerja sebagai penyadap karet. Ketiga anak mereka telah berkeluarga dan tinggal terpisah. Pasangan lansia itu tinggal bersama seorang cucu dan dikenal masyarakat sebagai sosok yang rutin mengajarkan anak-anak mengaji pada malam hari.
Menurut keterangan warga, kobaran api dengan cepat membesar dan melalap rumah panggung tersebut. Warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran. Namun, besarnya kobaran api membuat rumah tidak dapat diselamatkan hingga rata dengan tanah.
Kapolsek Tanah Sepenggal IPTU Muhammad Mustari, SH melalui Kasi Humas Polres Bungo IPTU Bambang JM membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, telah terjadi kebakaran satu unit rumah di Dusun Telentam, Kecamatan Tanah Sepenggal. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik, namun penyelidikan masih terus dilakukan,” ujar IPTU Bambang JM.
Saksi mata, Pauzan dan Herna Wati (30), yang merupakan tetangga korban, mengaku melihat api sudah membesar saat pertama kali diketahui. Mereka segera meminta bantuan warga sekitar sembari menghubungi petugas Damkar.
Pasca kebakaran, Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bungo H. Zainuddin, S.Pd., M.M. turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi korban sekaligus menyerahkan bantuan darurat sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah.
Datuk Rio Dusun Telentam, Muhammad Isa, turut membenarkan musibah yang menimpa warganya. Ia mengajak para dermawan, pemerintah, dan berbagai pihak untuk membantu meringankan beban keluarga korban.
“Kami mengajak para dermawan dan pihak terkait agar dapat menyisihkan rezekinya untuk membantu keluarga kami di Dusun Telentam yang sedang tertimpa musibah kebakaran rumah,” ungkap Muhammad Isa.
Api akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran yang dibantu masyarakat. Saat personel Polsek Tanah Sepenggal tiba di lokasi, situasi telah berhasil dikendalikan sehingga petugas langsung melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Akibat kebakaran tersebut, satu unit rumah bertingkat berukuran sekitar 9 x 9 meter dengan bagian atas berbahan kayu dan bagian bawah berdinding batu hangus beserta seluruh perabotan rumah tangga di dalamnya.
Polisi telah memasang garis polisi, mengamankan barang bukti, meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan Pemerintah Dusun Telentam untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Kepolisian mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah kebakaran akibat arus pendek.
**Reporter : abu








