Hotspot Terdeteksi di Senamat, Polisi Temukan Lahan Terbakar Setengah Hektare

Faktainfonews – BUNGO – Titik panas atau hotspot terpantau di wilayah Desa Senamat, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Selasa (15/9/2026).

 

Menindaklanjuti temuan tersebut, Polres Bungo bersama jajaran Polsek Pelepat dan Tim Satgas Operasi Aman Nusa II Tahun 2026 langsung turun ke lapangan melakukan ground check.

Kegiatan pengecekan dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB setelah sistem pemantauan mendeteksi titik panas pada koordinat 102.1221390° Bujur dan -1.6055990° Lintang dengan tingkat kepercayaan sedang.

 

Petugas kemudian bergerak menuju lokasi yang berada di pinggir Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Kampung Bukit Sebelah Sungai Bangsat, KM 20 arah Bungo–Bangko, Desa Senamat, Kecamatan Pelepat.

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan adanya lahan yang telah terbakar dengan luas sekitar setengah hektare. Lahan tersebut diketahui milik Apeng/Iqbal dengan kondisi tanah berupa tanah mineral.

Saat petugas tiba, api sudah dalam kondisi padam sehingga tidak ditemukan titik api aktif. Meski demikian, pemeriksaan tetap dilakukan di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada bara atau titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

 

Dalam kegiatan tersebut turut terlibat Kasat Sabhara Polres Bungo, KBO Sat Sabhara Polres Bungo, Wakapolsek Pelepat yang mewakili Kapolsek Pelepat, Kanit Reskrim, Kanit IK, Kanit Provos, personel Polsek Pelepat, Tim Satgas Operasi Aman Nusa II–2026, petugas pemadam kebakaran Kecamatan Pelepat serta masyarakat setempat.

 

Selain mengecek kondisi lahan, petugas juga melakukan pencarian titik koordinat hotspot, berkoordinasi dengan Unit Tipidter Satreskrim Polres Bungo dan Tim Manggala Agni, meminta keterangan sejumlah saksi serta mendokumentasikan kondisi lokasi.

 

Polres Bungo mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan. Pembakaran yang tidak terkendali dapat dengan cepat meluas, merusak lingkungan serta menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

 

Polres Bungo bersama seluruh pemangku kepentingan terkait juga memastikan pemantauan terhadap titik-titik yang terindikasi hotspot terus dilakukan. Penyisiran di sekitar lokasi akan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak muncul kembali titik api.

 

Masyarakat yang mengetahui atau menemukan adanya kebakaran hutan dan lahan diimbau segera melaporkannya kepada pihak kepolisian maupun petugas terkait agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Polres Bungo – Presisi, Responsif dan Hadir untuk Masyarakat.

 

Kalau ingin lebih “nendang” untuk portal berita, judul alternatif yang kuat: “Hotspot Muncul di Senamat, Polisi Temukan Lahan Terbakar ½ Hektare” atau “Polisi Sisir Hotspot di Senamat, Setengah Hektare Lahan Terbakar”. (Abu)