BUNGO-FaktaInfoNews- salah satu SPBU di kabupaten Bungo diduga bbm jenis solar kurang layak di gunakan, besar kemungkinan BBM tersebut diduga di campur dengan minyak bayat atau minyak suling,karna ingin mencari untung yang lebih besar dari sebelum nya, sehingga kendaraan yang mengisi BBM jenis solar,di SPBU 24-372-30 tersebut,sehingga kendaraan tersebut diduga bayak yang tidak normal dan rusak setelah mengisi BBM ,di SPBU tersebut”sabtu,01 Maret,2025″
Kami dari media ini kompermasi lansung dengan pemilik mobil yang perna mengisi BBM bernama Nasrun yang jadi korban dari SPBU tersebut, karna kami ingin mencari kebenaran nya,
Nasrun selaku korban,
Menyampaikan kepada media ini
Yaitu:
Memang betul Beberapa bulan yang lalu kami perna
Mengisi BBM jenis solar di SPBU 24- 372 -30 di rantau keloyang,kami mengisi bbm jenis solar tersebut mengguna kan mobil Inova warna hitam dengan nopol BH 1602 KI karna bahan bakar suda res karna perjalan masih jauh,maka nya kami mengisi BBM di SPBU tersebut,setelah suda mengisi BBM kami terus melanjut kan perjalanan ke Ara bangko setelah beberapa kilo meter (KM) perjalan dari SPBU tersebut mesin mobil kami mati mendadak,yaitu di pas di simpang kuamang kuning perbatasan kabupaten Bungo dan kabupaten meragin
Setelah itu kami merasa curiga dengan BBM yang kami isi tadi,kami kembali ke SPBU untuk mintak pertangung jawaban nya, sempat juga kami cecok mulut Ahir nya
Di ganti lah BBM tersebut sebayak yang kami isi oleh pihak
SPBU,BBM yang kami isi tadi di keluar kan dari tenki mobil itu tersebut,baru kami masuk kan lagi,ke dalam tengki mobil kami,BBM yang di ganti oleh pihak SPBU,
Walaupun di nganti minyak yang baru oleh pihak SPBU mobil kami tetap tidak normal juga,
Sekarang kami berharap pihak spbu 24-372-30 Rantau keloyang,Bungo harus bertanggung jawab perbuatan nya,
sehingga kendaraan kami tidak perna normal lagi,karena mobil tersebut di gunakan untuk kebutuhan ekonomi mau tidak mau kami Bawak ke bengkel,Ahir nya kami mengeluarkan dana jutaan rupiah,karna bayak yang di perbaiki,
Gara gara ngisi BBM di SPBU tersebut,pihak dari SPBU bertanggung jawab,ulah oknum pegawai SPBU kami yang jadi korban,
Karna kami merasa di rugikan kami ajak pihak dari SPBU mediasi tapi tidak perna di indahkan,bahkan bayak alasan yang tidak masuk akal sehat,karna kami kurang puas kami ajak mediasi di kantor Kapolsek Pelepat kabupaten Bungo/Jambi
Bah kan Kapolsek tersebut siap menyediakan tempat untuk mediasi
Demi untuk kebaikan,
Setelah itu kami dari media ini kompermasi ke pihak SPBU,melalui via WA dari pihak SPBU menyampaikan,
Ijin menjelaskan bang,
Mobil itu isi minyak disini bulan 10 tahun lalu, sudah 4 bulan berjalan. Dan saya sudah konfirmasi ke bengkel kalau itu bukan gara” minyak dari spbu kita karena kalau injektor kena mobil sudah dak bisa nyala dari dulu bang.. 🙏
Pada hari ini juga kami dari media kompermasi
Lansung dengan pihak bengkel pihak bengkel,
Menyampai kan pertama mobil itu suda agak tua jadi bayak yang di ganti
Memang gejala mobil tersebut dari bahan bakar nya,bah kan dari pihak bengkel menyampaikan,memang minyak nya agak hitam saya tengok
Dari mobil-mobil pelangsir yang ada di SPBU tersebut,
Memang ada pihak dari SPBU rantau keloyang ke sini cuman ganti Olie ada juga menanyakan kan masalah
Mobil yang masuk bengkel,yaitu mobil pak Nasrun masuk bengkel sini cuman sebatas itu dia nanya kan tidak ada yang lain,(abu)







