Faktainfonew.com, Bungo – Beberapa waktu lalu Polres dan Pemda Bungo telah mengumpulkan seluruh manager SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak) sekabupaten Bungo untuk membahas penertiban para pengantri yang menggangu lalulintas hingga masalah barcode untuk BBM (Bahan Bakar Minyak) subsidi dengan salah satu tujuannya agar tidak disalah gunakan.
Namun tidak bisa dipungkiri, penyalah gunaan barcode tersebut masih tetap saja ada, seperti yang terjadi di SPBU 24.372.24 simpang Saumill, diduga menyalah gunakan barcode dengan tujuan menumpuk BBM Subsidi jenis Solar.
Dugaan ini terjadi setelah salah seorang konsumen yang enggan disebutkan namanya memergoki satu unit mobil truck fuso bernomor Polisi BH 85xx AU mengisi Solar dengan dua kali print/ scan barcode dan ada dua tangki pada mobil tersebut yang diduga sengaja dipasang untuk mempermudah aksinya.
Ada mobil truck fuso mengisi dua kali (2x) print dan tangkinyapun juga ada dua, sedangkan normalnya tangki mobil kan cuma satu, terus aturan kan gak boleh dua kali print, print pertama oke lah menggunakan barcode dia trus print yang kedua barcode siapa dong?. Tanya pria tersebut dengan tegas.
Saya sering melihat kejadian ini di SPBU ini, yang seperti ini sudah berlangsung sekira dua minggu, mungkin saja hal ini ada kerja sama antara karyawan pompa dengan pemilik mobil. Jelasnya lagi dengan raut wajah yang kesal.
Patut diduga kuat permainan ini disengaja oleh seseorang yang berwenang di SPBU tersebut, sebab karyawan pompa tidak mungkin berani dikarenakan CCTV terpasang dengan jelas.
Hingga berita ini dinaikkan kami tidak bisa bertemu dengan managernya dan tidak satupun nomor HP yang dapat dihubungi, seolah terkesan menghindar dari wartawan.
Dengan kejadian ini tentu kami sangat berharap kepada Kapolres Bungo dan seluruh pihak terkait agar segera menindak hal tersebut, agar persoalan seperti ini tidak terjadi lagi, sehingga BBM Subsidi bisa tersampaikan kepada yang seharusnya menerima.
Reporter : Ardi







